Iklan Tayang Selamanya
📢 Promo hari ini pasang iklan di internet murah 🚀 Buruan sebar iklan massal murah ke 1.000 website, hanya 150 ribu! 👉 Posting iklan di website Iklan Sulawesi Selatan ini hanya Rp10.000 rupiah iklan tampil selamanya, hubungi Kami! 🎯 Jangan sungkan untuk kerjasama lainnya, hubungi Kami! 💥 Posting iklan di 50 website! dikerjakan manual ada Diskon besar !!!
setidaknya satu iklan mu harus ada di jaringan iklan unikbaca.com ini, agar pengunjung
atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha mu, posting iklan di sini murah biaya nya
🎁 Promo DISKON hari ini sebar iklan massal murah ke 1.050 web!

thumbnail

Regular function vs Arrow Function Javascript

Regular function dapat berupa function declaration atau function expression, namun arrow function hanya berupa function expression saja. Itu sebabnya arrow function memiliki nama lengkap “arrow function expressions”.

  1. // function declaration

  2. function sayHello(greet) {

  3.     console.log(`${greet}!`);

  4. }

  5.  

  6.  

  7. // function expression

  8. const sayName = function (name) {

  9.     console.log(`Nama saya ${name}`)

  10. }



  1. // function expression

  2. const sayHello = greet => console.log(`${greet}!`);

  3. const sayName = name => console.log(`Nama saya ${name}`);



Karena arrow function merupakan sebuah expression, maka ia hanya dapat digunakan untuk disimpan pada variabel (seperti contoh kode di atas), sebagai argumen pada sebuah fungsi, dan sebagai nilai dari properti objek.



  1. const sayName = name => console.log(`Nama saya ${name}`);




  1. ["Dimas", "Widdy", "Buchori"].forEach(name => console.log(`Nama saya ${name}`));




  1. const user = {

  2.     introduce: name => console.log(`Nama saya ${name}`)

  3. }




Belum berminat? tak apa 😊 bantu kami dengan membagikan link ini ke teman, siapa tahu, justru mereka sedang mencari ini!
Posting Iklan 50 Situs