Content Placement
Promo hari ini 👉 Buruan sebar iklan massal murah ke 1.000 website, hanya 150 ribu! 👉 Posting iklan pertama kali nya, gratis di website ini, hubungi Kami! 👉 Jangan sungkan untuk kerjasama lainnya, hubungi Kami juga!
thumbnail

Budidaya Tanaman Hias Cycas

Cycas termasuk jenis tanaman hias kuno yang populer dengan sebutan palem naga atau palem sago.
Tanaman ini tumbuh tegak, kuat, tetapi pertumbuhannya lambat. Warna daunnya hijau gelap dan mengkilap. Bentuk daun seperti bulu dan tumbuh mengarah keluar dari batang. Ukuran panjang daun sekitar 60 cm.

Tanaman ini tumbuh baik jika mendapat cahaya matahari tidak langsung. oleh karena itu, cycas banyak ditanam ditempat-tempat teduh atau terlindung. Jika tanaman itu hanya memperoleh cahaya buatan yang berasal dari lampu, minimal membutuhkan cahaya berkekuatan 400 f.c.

Tanaman ini cocok sekali ditanam di daerah yang suhu lingkungan siang hari 68 - 72 Derajat Fahrenheit.

Media tanam yang baik untuk cycas terdiri atas campuran satu bagian tanah, satu bagian pupuk kandang/kompos, satu bagian pasir. Setiap 4 - 5 Kg media ditambah 1,5 sendok teh superphospat 20%, 1 sendok makan kapur, 1 sendok teh pupuk 5 - 10 - 5. Media tanam diusahakan tidak terlalu basah atau sebagian media dalam keadaan kering.


Pemupukan cycas dilakukan setiap 2 bulan sekali. Pemupukan tanaman dilaksanakan pada awal musim penghujan hingga pertengahan musim kering.

Pengepotan kembali dilakukan pada awal musim penghujan, jika tanaman telah memenuhi pot.

Cycas bisa diperbanyak dengan cara memisahkan anakan ataupun menggunakan biji. Biji cycas akan muncul sesudah berumur belasan tahun. Oleh karena itu cycas lebih banyak diperbanyak dengan cara memisahkan anakan, sebab waktu yang diperlukan lebih singkat.

Dibawah ini adalah contoh jenis cycas yang daunnya rusak karena diserang hama ulat.



jika belum berminat tak apa 😊 tapi bantu kami dengan membagikan link ini ke teman atau media sosial ya, siapa tahu, justru mereka yang sedang mencari ini! 🌟 Terima Kasih banyak!

Sebar Iklan Massal Murah